Direktorat Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni (DKKA) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UAI 2026 secara daring melalui Microsoft Teams pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UAI dalam mendorong budaya inovasi, riset, dan kreativitas mahasiswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., Direktur Kemahasiswaan, Karir dan Alumni (DKKA), Andri Hadiansyah, S.Psi., M.Psi., Ketua Program Studi Teknologi Pangan, Lukman Aziz, S.T.P., M.Sc., serta mahasiswa UAI dari berbagai program studi.

PKM sebagai Sarana Pembelajaran Mahasiswa

Dalam sambutannya, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H. menegaskan bahwa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bukan sekadar ajang perlombaan. Beliau menyampaikan bahwa PKM merupakan sarana pembelajaran yang membentuk pola pikir kritis dan sistematis mahasiswa. Beliau juga menekankan bahwa penelitian dan karya yang dihasilkan harus memiliki dampak nyata serta memberikan manfaat, baik bagi pengembangan diri maupun masyarakat. Beliau berharap mahasiswa UAI dapat meraih prestasi yang lebih baik pada tahun 2026.

Dalam laporannya, Andri Hadiansyah, S.Psi., M.Psi. menyampaikan bahwa Sosialisasi PKM UAI 2026 menghadirkan Ketua Program Studi Teknologi Pangan, Lukman Aziz, S.T.P., M.Sc., sebagai pemateri utama. Direktur DKKA UAI juga menjelaskan tata cara pendaftaran dan mekanisme pengunggahan proposal PKM, termasuk persyaratan administrasi, ketentuan format penulisan, serta tahapan seleksi yang perlu diperhatikan mahasiswa.

Strategi Menuju PKM dan PIMNAS

Pada sesi sosialisasi, Lukman Aziz, S.T.P., M.Sc., memaparkan materi bertajuk “Perjalanan PKM Menuju PIMNAS.” Ia merupakan dosen pendamping tim PKM UAI yang berhasil lolos hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2024.

Dalam pemaparannya, ia membagikan wawasan mengenai proses penyusunan proposal, strategi menemukan ide kreatif, serta tahapan seleksi dan evaluasi PKM. Mahasiswa diingatkan akan pentingnya memahami buku pedoman PKM ter-update dan menghindari kesalahan administratif yang kerap menjadi kendala dalam penilaian.

Ia juga memberikan arahan terkait strategi menyusun latar belakang, metode, dan luaran penelitian agar proposal lebih sistematis, relevan, dan berdampak. Selain itu, Lukman Azis menekankan pentingnya membangun tim PKM yang solid, memiliki tujuan bersama, serta menjaga komunikasi dan kolaborasi selama pelaksanaan program.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya DKKA UAI dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terkait Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), sekaligus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang berdaya saing di tingkat nasional.