REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim peneliti Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) melaksanakan kegiatan instalasi Biodigester tipe fix dome berbasis Internet of Things (IoT) di Pesantren Riyadul Muta’alimin, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada 3-18 September 2026, bertempat. Biodigester yang dipasang berfungsi mengolah limbah organik berupa kotoran sapi dan sisa sampah dapur pesantren menjadi biogas serta pupuk organik cair (slurry).

Kehadiran biodigester diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pesantren terhadap gas elpiji sekaligus menyediakan sumber pupuk organik untuk mendukung kegiatan pertanian di lingkungan pesantren. Kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian penelitian berjudul “Implementasi Sistem Permakultur Cerdas Terintegrasi untuk Optimalisasi Energi Terbarukan di Living Lab Pesantren Riyadul Muta’alimin”.

“Kegiatan ini dilaksanakan atas kolaborasi antara Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Telkom, dan Universitas Bina Sarana Informatika dengan dua mitra, yaitu CV Primary Indonesia sebagai mitra utama dan Pesantren Riyadul Muta’alimin sebagai mitra pendukung sekaligus lokasi penelitian,” kata ketua tim peneliti UAI Dr Nunung Nurhasanah dalam siaran pers di Jakarta, Senin (12/10/2026).