Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menjadi penyelenggara Lomba Debat Bahasa Arab yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia pada Selasa, 28 Oktober 2025 bertempat di Auditorium UAI Lantai 3. Lomba debat ini merupakan bagian rangkaian dari Forum Budaya UEA 2025 yang berlangsung pada 28-29 Oktober 2025 di UAI.

Forum Budaya UEA 2025 turut dihadiri oleh para duta besar dan perwakilan dari delapan negara di kawasan Timur Tengah, yaitu Arab Saudi, Mesir, Aljazair, Tunisia, Mauritania, Qatar, Irak, dan Maroko. Hadir pula Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 1999–2001, Alwi Shihab, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Bachtiar Najamudin, Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag., dari Kementerian Agama, Raden Usman Effendi dari Kementerian Kebudayaan, serta Krisdianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D., dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Babak Final Lomba Debat

Babak final Lomba Debat Bahasa Arab mempertemukan Universitas Darussalam (UNIDA) dan STIBA Ar-Raayah. Mosi yang diangkat dalam pertandingan ini adalah “Dewan ini percaya bahwa filsafat harus menjadi mata pelajaran wajib di jenjang pendidikan universitas.” UNIDA bertindak sebagai tim pro, sementara STIBA Ar-Raayah mengambil posisi kontra. Kedua tim menyampaikan argumen secara kritis dan terstruktur sepanjang jalannya debat.

Pengumuman Pemenang

Berdasarkan penilaian dewan juri, UNIDA ditetapkan sebagai pemenang melalui keputusan tipis 3–2 dengan selisih satu poin. Hasil tersebut menempatkan UNIDA sebagai juara pertama, dan STIBA Ar-Raayah di posisi juara kedua. Sementara itu, juara ketiga diraih bersama oleh UIN Malang dan Universitas Negeri Malang. Adapun penghargaan Pendebat Terbaik dianugerahkan kepada Fajwah Jundullah dari STIBA Ar-Raayah atas performa debat yang menonjol dalam penguasaan materi, ketajaman analisis, serta kefasihan berbahasa Arab.

Pelaksanaan final lomba debat ini mempertegas peran Universitas Al-Azhar Indonesia sebagai ruang diplomasi akademik dan budaya internasional. Melalui Forum Budaya UEA 2025, kolaborasi antara Kedutaan Besar UEA di Indonesia dan UAI memperkuat posisi Bahasa Arab sebagai medium ilmu pengetahuan, dialog kritis, dan pertukaran gagasan di tingkat global.

Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Arab UAI adalah tempat yang tepat untuk mengasah bahasa, nalar, dan wawasan peradaban. Mari bergabung bersama UAI sekarang juga di penerimaan.uai.ac.id.