Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengucapkan selamat dan sukses kepada Unit Layanan Disabilitas (ULD) UAI atas capaian membanggakan sebagai peringkat kedua terbaik nasional. Prestasi tersebut diraih dalam kategori Penguatan ULD pada Program Penguatan Unit Layanan Disabilitas Tahun 2025.
Penghargaan ini diumumkan dalam Seminar Hasil Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan ULD Perguruan Tinggi Tahun 2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), pada Senin, 8 Desember 2025.
ULD UAI ditetapkan sebagai penerima penghargaan juara kedua setelah melalui proses seleksi dan penilaian kompetitif bersama 24 perguruan tinggi penerima program. Penilaian dilakukan berdasarkan capaian dan inovasi program, jangkauan dampak serta kolaborasi, hingga kesiapan rencana keberlanjutan layanan.
Pelaksanaan Program Penguatan ULD UAI Tahun 2025
Pelaksanaan Program Penguatan ULD UAI berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025 dan diketuai oleh Dosen Ilmu Komunikasi UAI, Cut Meutia Karolina, M.I.Kom. Program ini menjadi bagian dari upaya UAI dalam memperkuat layanan disabilitas secara terencana dan berkelanjutan.
Pada forum pemaparan program, Cut Meutia menyampaikan rangkuman capaian ULD UAI sepanjang tahun 2025, rencana penguatan layanan pada tahun 2026, serta berbagai rekognisi yang telah diraih. Dalam implementasinya, ULD UAI menjalankan sejumlah kegiatan utama yang mencakup penyusunan Buku Profil Mahasiswa Disabilitas, penyusunan dan pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025, serta monitoring dan evaluasi program melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UAI.
Penguatan Ekosistem Kampus Ramah Disabilitas
Selain program utama, ULD UAI juga mengembangkan berbagai upaya untuk membangun ekosistem kampus yang ramah disabilitas. Upaya tersebut dilakukan melalui learning best practice, pelaksanaan roadshow disability awareness sekaligus pendataan mahasiswa disabilitas hingga tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS), serta koordinasi rekomendasi bersama pimpinan UAI dan para pemangku kepentingan internal. Tidak hanya itu, ULD UAI juga menggiatkan kampanye edukasi pemahaman disabilitas, termasuk disabilitas tak tampak. Seluruh rangkaian kegiatan penguatan tersebut dilengkapi dengan bimbingan teknis dan diseminasi program kepada sivitas akademika UAI.
Salah satu produk unggulan ULD UAI adalah video pembelajaran yang aksesibel serta stiker edukasi disabilitas. Video pembelajaran tersebut dikembangkan berdasarkan prinsip aksesibilitas sebagai hasil kolaborasi pembelajaran dengan University of Edinburgh, dilengkapi closed caption, serta merepresentasikan berbagai rumpun keilmuan sebagai rujukan pengembangan pembelajaran inklusif. Sementara itu, stiker edukasi disabilitas yang ditempatkan di sejumlah fasilitas kampus merupakan adaptasi praktik baik dari University of Edinburgh melalui dukungan hibah British Council, sebagai media literasi inklusivitas yang mudah diakses oleh sivitas akademika UAI.
Rekognisi dan Rencana Penguatan Layanan ke Depan
Selama setahun terakhir, kinerja ULD UAI berturut-turut memperoleh rekognisi nasional dan internasional, mulai dari penghargaan dari USAID ERAT dan Kementerian PANRB, penerimaan hibah Google Initiative News, hingga hibah British Council pada tahun 2024 dan 2025. Kedepannya, ULD UAI menyiapkan rencana penguatan layanan yang mencakup peningkatan disability awareness, pendataan berkelanjutan, penyediaan ruang tenang, asesmen kesehatan mental, penguatan asesmen admisi mahasiswa baru, serta pengembangan media pembelajaran inklusif dan kolaborasi strategis.
Capaian peringkat kedua ini menjadi semakin bermakna karena diraih bertepatan dengan satu tahun berdirinya Unit Layanan Disabilitas UAI, sekaligus menegaskan komitmen Universitas Al-Azhar Indonesia dalam membangun kampus yang inklusif, setara, dan berkelanjutan.








