Select Page

Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menjadi tuan rumah Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sudan (IAS) Indonesia periode 2026-2030 yang berlangsung di Auditorium UAI, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan jejaring pendidikan antara Indonesia dan Sudan.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Abchandra Muhammad Akbar Supratman, S.H., Duta Besar Republik Sudan untuk Indonesia H. E. Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed, Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Pembina IAS Dr. Abdul Baiz Muhtar, serta para alumni dan tokoh lainnya. 

Pelantikan menetapkan Dr. Muhammad Fakhrur Razi Ansar sebagai Ketua Umum IAS periode 2026-2030 dan Dr. Aang Mohdi Gozali sebagai Wakil Ketua Umum. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Dr. Faisal Hendra, Lc., M.A., selaku Sekretaris Pembina Ikatan Alumni Sudan sekaligus perwakilan UAI. Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Republik Sudan untuk Indonesia Dr. Yasir Muhammad Ali menyampaikan bahwa alumni Sudan memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Sudan. Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi di Sudan dan UAI akan segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Bagi UAI, rencana kerja sama tersebut menjadi peluang untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan. Hal ini sejalan dengan komitmen UAI dalam membangun kemitraan dan menghadirkan ruang kolaborasi dengan berbagai institusi dan komunitas akademik, termasuk dari Sudan.

Rektor UAI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IAS yang menjadikan UAI sebagai tempat penyelenggaraan pelantikan. “UAI merupakan rumah bagi umat dan ilmu pengetahuan yang terbuka bagi para ulama, cendekiawan, serta alumni perguruan tinggi di Sudan,” ujar beliau. Prof. Widodo berharap hubungan tersebut dapat terus dikembangkan melalui sinergi dan kolaborasi yang mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi serta memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah Kemerdekaan bertema “Budak Dunia atau Hamba Merdeka” yang disampaikan oleh Ustadz Das’ad Latif. Pendakwah asal Sulawesi Selatan ini mengajak para alumni Sudan untuk menjadi perekat umat melalui dakwah wasatiyah, menjaga keteguhan dalam perjuangan, dan memperkuat kolaborasi.

Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sudan (IAS) Indonesia periode 2026-2030 menjadi momentum memperluas kemitraan pentahelix UAI dibidang pendidikan,  sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Sudan.