Select Page

Organisasi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) yang terdiri dari pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (BEM FST), Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Al-Azhar (HMTIA), Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HIMATEK), Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF), Himpunan Mahasiswa Biologi(HIMABIO), Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATEPA), Himpunan Mahasiswa Gizi (HIMAZI) turut menghadiri undangan BJ Habibie Memorial Lecture Ke-5 yang diselenggarakan di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kegiatan bertemaMengenang Visi dan Pemikiran Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie” ini mengangkat tema “Etika Peradaban dalam Membangun Masa Depan Bangsa: Membaca Ulang Pemikiran Filosofis M. Natsir dan Cita-Cita B.J. Habibie” dengan menghadirkan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra sebagai pembicara. Kehadiran mahasiswa FST UAI menjadi bagian dari upaya untuk mengenang, memahami, dan meneruskan visi B.J. Habibie kepada generasi muda.

Salah satu gagasan penting yang disampaikan adalah bahwa teknologi bukan sekadar produk, melainkan kemampuan bangsa. Bagi B.J. Habibie, penguasaan teknologi tidak cukup dilakukan dengan membeli atau mendatangkan teknologi dari negara lain. Transfer teknologi harus mampu membangun kapabilitas di dalam negeri dan menciptakan nilai tambah. Karena itu, proses membangun kedaulatan kemampuan bangsa perlu dilakukan melalui tahapan menggunakan, memahami, menguasai, mengembangkan, hingga menciptakan teknologi.

Pemikiran tersebut memiliki relevansi kuat bagi mahasiswa FST UAI sebagai generasi yang dipersiapkan untuk berkontribusi dalam pengembangan sains dan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga perlu membangun pengetahuan, keterampilan, kemampuan riset, dan inovasi agar mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, warisan B.J. Habibie dapat diteruskan melalui peningkatan kompetensi dan karya nyata generasi muda.

Keikutsertaan perwakilan Ormawa FST UAI diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar, berpikir kritis, berinovasi, dan berkontribusi. Meneruskan visi B.J. Habibie bukan sekadar mengenang sosoknya, tetapi mewujudkan semangatnya melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan inovasi, serta pembangunan sumber daya manusia yang mampu menciptakan nilai tambah bagi Indonesia.