Select Page

Annis Alfitriya Syahida, S.IP., Staf Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Al-Azhar Indonesia, berkesempatan mengikuti “The Summer Program for Aspiring Southeast Asian Scholars in Japanese Studies 2026” yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation pada 25 Juni-16 Juli 2026 di Singapura dan Jepang.

Program ini mempertemukan peserta dari berbagai negara Asia Tenggara untuk belajar mengenai Japanese Studies, riset, serta membangun jejaring akademik internasional. Di National University of Singapore (NUS), Syahida mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran dari profesor tentang Japanese Studies termasuk materi research grant proposal, library activities di NUS Library dan field trip ke The National Library of Singapore, serta mengerjakan group research project bersama peserta dari Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Tokyo dan Kyoto, Jepang. Syahida mengikuti orientasi di The Japan Foundation Headquarters dan tur JF Library, serta rangkaian kegiatan pembelajaran dankunjungan akademik ke beberapa institusi, seperti Sophia University, The University of Tokyo, Meiji University, Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University, danInternational Research Center for Japanese Studies (Nichibunken).

Selain kegiatan akademik, Syahida juga mendapatkan pengalaman dalam Collaborative Research Grant Application Workshop, field trip di Okubo bersama profesor dan mahasiswa Meiji University, memperoleh informasi mengenai fellowship dan peluang pengembangan riset, mengikuti tur dan mendapatkan kartu anggota di National Diet Library Jepang, serta berkesempatan mengunjungi Kyoto International Manga Museum dan Arashiyama, Kyoto.

Bagi Syahida sebagai staf Laboratorium HI, program ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat mendukung perannya dalam membantu pengembangan kegiatan akademik dan riset di lingkungan Prodi HI. Selain memperluas jejaring dengan akademisi dan peneliti dari berbagai negara, Syahida memperoleh gambaran mengenai bagaimana kegiatan riset, kolaborasi akademik, pengelolaan sumber referensi, dan pengembangan proposal riset dilakukan di lingkungan akademik internasional.

Pengetahuan tersebut selanjutnya dapat dibagikan kepada mahasiswa dan dosen HI, khususnya mengenai pengembangan research project, metode dan praktik riset, pencarian serta pemanfaatan sumber referensi akademik, peluang fellowship dan research grant, penyusunan proposal kolaboratif, hingga pengalaman membangun jejaring akademik lintas negara. Pengalaman field trip dan kunjungan ke berbagai universitas dan pusat riset juga dapat menjadi referensi untuk memperkaya kegiatan di Laboratorium HI.

Dengan demikian, keikutsertaan Syahida dalam program ini tidak hanya menjadi pengembangan kapasitas individu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membawa pengetahuan, pengalaman, dan jejaring internasional kembali ke Prodi HI dan Laboratorium HI UAI. Hal ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lebih banyak kegiatan riset, diskusi akademik, dan peluang kolaborasi bagi mahasiswa maupun dosen.