Dosen sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Abdullah Hakam Shah, Lc., M.A., menyampaikan Kajian Subuh bertema “Bagaimana Rasulullah SAW Membangun Peradaban” di Masjid Agung Al Azhar, Sabtu, 12 September 2026.
Dalam kajian tersebut, Abdullah Hakam Shah menjelaskan bahwa peradaban yang dibangun Rasulullah SAW menunjukkan bahwa Islam tidak hanya berorientasi pada kehidupan akhirat, tetapi juga mengajarkan kebaikan dalam kehidupan dunia. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat.
Pembahasan tersebut kemudian dikaitkan dengan peran keluarga besar Al-Azhar dalam membangun masyarakat, terutama melalui pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga perlu membentuk kepribadian dan keteladanan.
“Kalau peradaban Al-Azhar itu mengikuti kurikulum Rasulullah sesuai dengan segmen yang Allah amanahkan kepada Al-Azhar, nanti yang dididik di Al-Azhar ketika mereka menjadi pemimpin perusahaan, pejabat, kepala daerah, menteri dan seterusnya mereka akan mengembangkan transcendental leadership.”
Abdullah Hakam Shah menjelaskan bahwa transcendental leadership menempatkan hati nurani, pertanggungjawaban kepada Allah, dan kemaslahatan masyarakat sebagai bagian dari pengambilan keputusan. Ia juga mencontohkan kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz sebagai gambaran kepemimpinan yang mengutamakan keadilan dan kemaslahatan masyarakat.
Melalui kajian Subuh membangun peradaban ala Rasulullah, Abdullah Hakam Shah menekankan pentingnya pendidikan karakter, keteladanan, dan kepemimpinan berbasis nilai.