Program Studi Teknik Industri Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengembangkan program pemberdayaan petani bunga matahari melalui pengolahan minyak menjadi produk sabun batang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pemberdayaan Petani Bunga Matahari dalam Hilirisasi Minyak Bunga Matahari melalui Penyediaan Peralatan Produksi Sabun Batang ini didukung oleh skema Competitive Public Service Grant (CPSG) 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas bunga matahari sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Program pemberdayaan petani bunga matahari ini dilaksanakan pada 27 Juli 2026 di Industri Bunga Matahari, Cihanjung, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut diketuai oleh Dr. Nunung Nurhasanah, S.T., M.Si., bersama anggota tim Dr. Nita Noriko, M.S., dan Sari Anggraini, S.E., M.Ak. Pelaksanaannya turut melibatkan mahasiswa, yaitu Azmiyatussyahzana Mukmilah, Hamzah Nurzamzami Satori, dan Muhammad Fadil Attala, serta bekerja sama dengan CV Primary Indonesia sebagai mitra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada petani dan masyarakat mengenai potensi pengolahan minyak bunga matahari menjadi produk turunan bernilai tambah. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat, tim pelaksana juga menyediakan peralatan produksi sabun batang untuk menunjang proses pengolahan.

Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan dan praktik langsung pembuatan sabun batang berbahan dasar minyak bunga matahari. Selain keterampilan produksi, program ini juga membekali peserta dengan kemampuan pemasaran melalui pelatihan penggunaan Canva untuk membuat materi promosi yang menarik dan informatif. Peserta turut memperoleh pembekalan mengenai strategi pemasaran dan motivasi kewirausahaan untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing produk.

Melalui program ini, UAI mendorong petani bunga matahari untuk mengembangkan peran, tidak hanya sebagai produsen bahan baku, tetapi juga sebagai calon pelaku usaha yang mampu menghasilkan produk turunan bernilai tambah. Pengolahan minyak bunga matahari menjadi sabun batang membuka peluang pengembangan usaha baru sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.