Direktorat Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni Universitas Al-Azhar Indonesia (DKKA UAI) menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) 2026 sebagai bagian dari pembinaan organisasi kemahasiswaan. Melalui kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Auditorium Lantai 3, UAI membekali pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) dengan wawasan kepemimpinan, pengembangan organisasi, ekonomi kreatif, serta nilai-nilai kebangsaan dan integritas.
LKMM TM 2026 dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Keislaman UAI, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., bersama Direktur DKKA UAI, Andri Hadiansyah, M.Psi., Psikolog. Acara ini juga diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang merupakan perwakilan Keluarga Mahasiswa Fakultas (KMF), Keluarga Mahasiswa Program Studi (KMPS), dan Unit Kegiatan Khusus Mahasiswa (UKKM).
LKMM TM 2026 merupakan kelanjutan dari Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM TD) yang telah diselenggarakan pada April 2026. Pada tingkat menengah ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan organisasi, ekonomi kreatif, kebangsaan dan bela negara, pendidikan antikorupsi, serta pengembangan organisasi kemahasiswaan dan budaya prestasi sebagai bekal menjalankan peran di ORMAWA.
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kiagoos Irvan Faisal, memperkenalkan peran Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional. Ia menjelaskan potensi 17 subsektor ekonomi kreatif Indonesia serta mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program pemerintah, mulai dari pengembangan kompetensi, kolaborasi, hingga peluang magang dan karier. “Program-program pemerintah dibuat untuk masyarakat. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar, membangun jejaring, dan mengembangkan diri,” ujarnya.
Selanjutnya, Dekan Fakultas Hukum UAI, Dr. Fokky Fuad, S.H., M.H., menyampaikan materi mengenai Program Kerja Kebangsaan dan Bela Negara melalui seminar antikorupsi. Beliau mengajak mahasiswa memahami pentingnya membangun integritas sejak di bangku kuliah serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin yang bertanggung jawab.
Selain itu, Kepala Seksi Ormawa, Pengembangan Spiritual, Kebangsaan, dan Bela Negara DKKA UAI, Bastian Novandra, S.E., bersama Kepala Seksi Kreativitas, Prestasi Mahasiswa, dan Internasionalisasi Program DKKA UAI, Fitria Dwi Retno Putri, S.E., turut menyampaikan sosialisasi mengenai pentingnya aktif berorganisasi dan membangun budaya prestasi. Keduanya menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan menjadi wadah untuk mengembangkan kepemimpinan, memperluas jejaring, serta mendorong mahasiswa meraih prestasi akademik maupun non akademik.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Keislaman menyambut baik penyelenggaraan LKMM TM 2026 sebagai wadah pengembangan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Dr. Yusup Hidayat menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan ruang pembelajaran dalam membentuk karakter pemimpin yang kompeten sekaligus berintegritas. Mengutip nilai kepemimpinan dalam Al-Qur’an, beliau mengingatkan pentingnya karakter al-qawiyyul amin sebagai bekal bagi mahasiswa. “Pemimpin yang baik adalah mereka yang kuat dan amanah. Kuat kompetensinya, kuat mentalnya, sekaligus dapat dipercaya,” ujar beliau.
Melalui penyelenggaraan LKMM TM 2026, UAI terus berkomitmen memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan melalui pembinaan kepemimpinan, penguatan karakter, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.











