Sukabumi – Pesantren Al-Ma’tuq menggelar seminar pendidikan bertajuk “Membangun Generasi Berkarakter melalui Pendidikan Berbasis Nilai: Perspektif Psikologi Pendidikan dalam Mewujudkan Budaya Adab di Pesantren” bertempat di Aula Auliya, Jumat (17/7/2026). Seminar ini menghadirkan pakar psikologi Islam sekaligus Wakil Rektor Universitas Al-Azhar, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pendidik dan pengasuh santri dari empat markaz di lingkungan Pesantren Al-Ma’tuq: Markaz Al-Ma’tuq, Al-Zamil, Al-Bassam, dan Al-‘Afaf. Peserta yang hadir meliputi seluruh musyrif dan musyrifah kamar, guru dari keempat markaz, guru Bimbingan Konseling (BK), kepala bidang kesantrian/kemuridan, kepala bidang pendidikan, serta kepala bagian asrama dari masing-masing markaz.
Seminar ini terbagi ke dalam tiga sesi materi, yaitu Psikologi Pengasuhan, Penguatan Adab di Pesantren, dan Desain Kurikulum Adab di Pesantren. Sesi terakhir secara khusus diperuntukkan bagi mudaro, kepala bidang kesantrian/kemuridan, kepala bidang pendidikan, kepala bidang penelitian dan pengembangan pengawasan (Balitbangwas), serta guru BK dari seluruh markaz.
Dalam sambutannya, Mudir ‘Am Pesantren Al-Ma’tuq, Ustaz Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berharga dapat menghadirkan langsung pakar psikologi Islam yang telah lama berkecimpung di dunia akademik dan penelitian.
“Alhamdulillah, ini sesuatu yang tentunya bukan kebetulan, tapi kebenaran kita sedang butuh, kemudian Allah subhanahu wa ta’ala memberikan apa yang kita butuhkan selama kita mengasuh santri,” ujarnya.
Ia turut menceritakan perjalanan panjangnya dalam mengasuh santri sejak tahun 1997, yang menurutnya terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Ia menjelaskan, pedoman kesantrian yang disusun pesantren senantiasa direvisi secara berkala agar sejalan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan landasan Al-Quran dan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Ustaz Ade Hermansyah menjelaskan, pendekatan pengasuhan santri di masa lalu banyak mengandalkan pengalaman dan kebiasaan turun-temurun tanpa dibarengi kajian ilmiah yang memadai. Menurutnya, seiring berjalannya waktu, pesantren dituntut untuk terus menyempurnakan metode pengasuhan agar tetap relevan dengan kebutuhan dan karakter santri masa kini.
“Kita terus berusaha memperbaiki pedoman-pedoman kesantrian yang kita buat sepuluh tahun yang lalu, kita revisi terus-menerus setiap tahun, salah satunya adalah keinginan untuk mengasuh santri sesuai dengan keadaan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, sesuai Al-Quran dan sunnah, serta sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.
Beliau menambahkan, kehadiran Prof. Taufik Kasturi sebagai pakar psikologi Islam diharapkan mampu memperkaya wawasan para pendidik dan pengasuh dalam memahami perkembangan psikologis santri secara lebih ilmiah, sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai adab dalam proses pendidikan sehari-hari di pesantren.
“Mudah-mudahan kesempatan yang berharga ini, meski hanya beberapa jam, bisa menjadi bekal ilmu yang bisa kita pelajari secara serius, sehingga kita bisa menjadi lebih baik dalam mengasuh dan mendidik santri,” pesannya.
Beliau berharap, melalui seminar ini, seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pendekatan psikologi pengasuhan berbasis nilai-nilai keislaman, sekaligus mampu mengimplementasikannya dalam mendampingi tumbuh kembang santri di lingkungan pesantren.
Seminar pendidikan ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan Pesantren Al-Ma’tuq dalam meningkatkan kapasitas seluruh tenaga pendidik dan pengasuh, guna mewujudkan lingkungan pesantren yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai adab dan akhlak Islami, sejalan dengan visi besar pesantren dalam mencetak generasi santri yang unggul dan berkarakter.
Sumber : almatuq.sch.id