Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berjiwa tangguh dan berwawasan kebangsaan melalui partisipasinya dalam kegiatan Sailing Camp 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut yang berupa kegiatan pelayaran dan perkemahan dengan kapal perang TNI AL. Acara yang diselenggarakan pada 6–10 November 2025 bertujuan untuk membentuk pemuda yang tangguh, cinta tanah air, berwawasan kebangsaan, dan berjiwa bahari.

Sebelum pelaksanaan acara, UAI menyelenggarakan sosialisasi pada Senin malam, 3 November 2025 secara daring melalui Zoom Workplace. Sosialisasi ini dihadiri oleh Rektor, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Faisal Hendra, Lc., M.A., Direktur Kemahasiswaan, Dr. Iin Suryaningsih, S.S., M.A., serta mahasiswa peserta.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Faisal Hendra, Lc., M.A., menyampaikan laporan kegiatan bahwa Sailing Camp 2025 merupakan bagian dari upaya universitas dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan dan semangat kontribusi sosial mahasiswa. “Sailing Camp 2025 diikuti oleh 25 mahasiswa perwakilan dari berbagai fakultas dan program studi, yang terdiri dari 9 peserta laki-laki dan 16 peserta perempuan,” ucap beliau.

Arahan Rektor kepada Mahasiswa

Rektor, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, memberikan arahan pada sosialisasi Sailing Camp 2025. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran yang sangat istimewa, karena mencerminkan kepedulian TNI AL terhadap dunia pendidikan. “Selama tanggal 6–10 November 2025, para peserta akan berada di tengah lautan dan menyaksikan langsung kuasa Allah SWT atas luasnya samudra. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan lima materi psikologi yang dikemas melalui permainan edukatif dan reflektif,” tutur beliau.

Rektor memberikan tiga pesan penting bagi peserta Sailing Camp 2025. Pertama, beliau mengajak mahasiswa untuk menulis setiap pengalaman selama berlayar, mengabadikan momen melalui foto atau video, serta membagikannya di media sosial. Kedua, beliau menekankan pentingnya membangun wawasan kebangsaan dan kelautan, serta memperkuat pemahaman tentang bela negara dan pencegahan narkoba. Terakhir, Rektor berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, tata krama, dan spiritualitas, serta menjadikan pengalaman berlayar ini sebagai sarana dakwah dan pembentukan karakter.

“Melalui Sailing Camp 2025, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia yang siap membela tanah air dan membawa panji-panji keislaman ke mana pun mereka berlayar,” pesan Rektor kepada mahasiswa.

Sailing Camp 2025 menjadi momen yang tepat bagi UAI untuk membentuk pribadi mahasiswa yang unggul, kuat, disiplin, dan berintegritas, sejalan dengan nilai-nilai UAI sebagai Enterprising University.

Ingin menjadi bagian dari generasi muda tangguh seperti mereka? Yuk daftarkan dirimu sekarang di penerimaan.uai.ac.id dan temukan tempat yang tepat untuk berkembang bersama Universitas Al-Azhar Indonesia.