Tim peneliti Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) melaksanakan sosialisasi program penelitian “Implementasi Sistem Permakultur Cerdas Terintegrasi untuk Optimalisasi Energi Terbarukan di Living Lab Pesantren Riyadul Muta’alimin”, belum lama ini. Mereka pun mendatangi di Pesantren Riyadul Muta’alimin, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang.
Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UAI, Universitas Telkom, Universitas Bina Sarana Informatika, serta dua mitranya. Adapun Pesantren Riyadul Muta’alimin sekaligus menjadi lokasi living lab penelitian. Tim peneliti diketuai oleh dosen Teknik Industri UAI Dr Nunung Nurhasanah, dengan anggota Dr. rer. nat. Yunus Effendi, dan sejumlah dosen lain.
“Kegiatan ini turut melibatkan beberapa mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia dari program studi Teknik Industri dan Teknik Elektro yang berperan membantu jalannya penelitian, mulai dari persiapan kegiatan, dokumentasi, hingga pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung,” kata Nunung dalam siaran pers di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Mahasiswa yang terlibat berasal dari Teknik Industri dan Elektro. Mereka adalah Nelly Octaviani, Azmiyatussyahzanani Mukmilah, Muhammad Fadil Attala, Alan Firdaus, Ratu Sabrina Fahira dan Hamzah Nurzamzami Satori, serta Ramdan Rifki dan Satria Eka Darma.
Nunung menjelaskan, kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan penelitian yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kemendiktisaintek melalui skema Program Bestari Saintek 2026. Penelitian dirancang untuk menjawab persoalan pengelolaan limbah organik yang masih dihadapi oleh Pesantren Riyadul Muta’alimin.
“Mulai dari limbah dapur yang belum dikelola serta tingginya kebutuhan gas elpiji dan listrik,” ucap Nunung. Penelitian bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan sejumlah teknologi.
Output yang ditujukan antara lain adalah alat pemindah limbah dapur organik ergonomis, biodigester berbasis Internet of Things(IoT), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis IoT, komposter, produk pupuk organik dan granul, desain sistem permakultur cerdas terintegrasi, sistem pendukung keputusan hingga modul pelatihan.
Sumber : republika.co.id