Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif tenaga kependidikan dalam program pengembangan kompetensi nasional. Nurul Fauziah, S.Si., Pranata Laboratorium Pendidikan Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UAI, mengikuti pelatihan Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme yang diselenggarakan secara daring pada Kamis-Jumat, 27-28 November 2025, oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pelatihan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas tenaga kependidikan agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika tata kelola perguruan tinggi. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya profesionalisme, akuntabilitas kerja, serta penguatan peran tenaga kependidikan sebagai pendukung utama mutu layanan akademik. Melalui program ini, peserta dibekali pemahaman mengenai standar kompetensi, etika profesi, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kualitas dan pelayanan.

Dalam rangkaian pengembangan kompetensinya, Nurul Fauziah mengikuti modul digital Chemicals and Health, sebuah online non-credit course yang diotorisasi oleh Johns Hopkins University. Modul tersebut membahas secara komprehensif dampak bahan kimia terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, termasuk pendekatan identifikasi risiko, pencegahan paparan, serta pentingnya kebijakan berbasis sains dalam pengelolaan bahan kimia.

Sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan di Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST), penguatan kompetensi ini memiliki relevansi strategis dalam mendukung pengelolaan laboratorium yang aman, efektif, dan sesuai standar keselamatan kerja. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya memperkaya wawasan profesional, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas layanan praktikum dan penelitian di lingkungan fakultas.

Partisipasi Nurul dalam pelatihan ini mencerminkan komitmen FST UAI dalam membangun tenaga kependidikan yang unggul, profesional, dan berdaya saing. UAI meyakini bahwa peningkatan kapasitas individu merupakan fondasi penting dalam memperkuat sistem dan tata kelola institusi secara berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya layanan pendidikan tinggi yang adaptif dan bermutu.