Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menunjukkan peran aktifnya dalam forum diskusi strategis. Mahasiswi Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI), Wafa Afifah, menjadi moderator pada diskusi publik yang diselenggarakan oleh Adidaya Institute bertajuk “Tantangan Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran di Tengah Gejolak Geopolitik Global” pada Selasa, 31 Maret 2026. Kehadiran Wafa menegaskan komitmen mahasiswa UAI untuk berpartisipasi langsung dalam pembahasan isu-isu kebijakan yang berdampak pada pembangunan nasional.
Sebagai moderator, Wafa tidak hanya memandu jalannya diskusi, tetapi juga aktif mengelola sesi tanya jawab, menghadirkan pertanyaan kritis, dan memastikan setiap sudut pandang narasumber dapat tersampaikan secara komprehensif. Partisipasinya menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI dilatih untuk berpikir analitis, kritis, dan komunikatif dalam konteks kebijakan nasional.
Diskusi ini menghadirkan narasumber, diantaranya Ekonom Adidaya Institute, Bramastyo B. Prastowo, Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamuddin Daeng, dan Koordinator Pusat BEM SI, Muzzamil Ihsan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa UAI tidak hanya memfasilitasi jalannya diskusi, tetapi juga aktif menyimak, menganalisis, dan memberikan refleksi kritis terkait transformasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi platform ekonomi pangan yang terintegrasi. Mereka mendiskusikan pergeseran fokus dari belanja sosial menjadi investasi ekonomi, serta dari jumlah porsi makanan menjadi pembangunan ekosistem pangan berkelanjutan yang memberdayakan petani, nelayan, peternak, dan UMKM pangan lokal.
Keterlibatan mahasiswi Prodi HI UAI dalam forum ini menegaskan visi UAI untuk membentuk insan UAI Unggul yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis dan pengembangan kebijakan publik. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa Sivitas akademika UAI siap menjadi agen perubahan yang kritis, inovatif, dan peduli terhadap pembangunan bangsa.
- Sumber : detik.com
- Sumber : detik.com
- Sumber : detik.com
- Sumber : detik.com



