skip to Main Content
FISIP WEEK 2020

FISIP WEEK 2020

DAY 1 FISIP WEEK 2020 WEBINAR: FACING THE GREATEST STRUGGLE, OPPOSITION AND DISCOURAGEMENT

 Kala pandemi ini banyak sekali tantangan dan hambatan yang membuat individu merasa perlu adanya perubahan, selain itu kesehatan mental juga kini menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Untuk menghadapi tantangan, hambatan dan mendorong kesehatan mental yang baik ini tentu menjadi perhatian dari Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Azhar Indonesia (FISIP UAI). KM FISIP UAI ingin membantu menjawab apa yang menjadi problematika tersebut dengan mengadakan Webinar dan Workshop di FISIP WEEK 2020.

Acara yang diselenggarakan pada 24 dan 25 Oktober 2020 ini dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu webinar dan workshop yang dibawakan oleh para ahli dari bidangnya masing-masing. Rangkaian kegiatan FISIP WEEK 2020 dimulai dengan adanya webinar yang mengangkat tema “Breakthrough The Standars: Facing The Greatest Struggle Opposition and Discouragement”. Webinar ini menghadirkan Desiree Magdalena Roring selaku Putri Indonesia Intelengensia 2020 dan Surya Sahetapy selaku Aktivis Tuli yang aktif dalam mengkampanyekan edukasi mengenai Bahasa Isyarat. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Nita Noriko, MS. Dalam sambutannya Beliau mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada KM FISIP UAI karena sangat perhatian dengan apa yang tengah menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat seperti ini.

FISIP WEEK 2020 dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Surya Sahetapy, materi ini menjelaskan tentang pentingnya untuk berkomunikasi bersama. Di materi ini juga Surya menyampaikan tentang background dari perjalanan kariernya. Kemudian aktivis tuli yang pernah bertemu dengan Presiden Republik Indonesia ini pun mengenalkan konsep teman tuli yang ramah agar publik juga dapat lebih aware terhadap mereka yang membutuhkan informasi tentang komunikasi interpersonal, konteks pendidikan ataupun pekerjaan.

Kemudian webinar dilanjutkan dengan adanya penyampaian materi mengenai struggle to gain achievement dari Desiree Roring selaku Putri Indonesia Intelengensia 2020. Desiree menyampaikan pentingnya untuk melakukan kerja keras dalam menghadapi struggle, menurutnya percaya diri saja tidak cukup oleh karena itu setiap pribadi harus diiringi dengan kerja keras serta kelebihan yang selalu kita asah. Desiree juga mengingatkan bahwa our great hardwork will give a good results. Jadi dengan adanya konsep seperti itu, Desiree memberikan tiga value penting agar dapat mencapai goals yang kita inginkan. Value ini terdiri dari doa, pemikiran positif dan adanya kerja keras.

Terakhir, webinar masuk ke sesi diskusi dan pertanyaan dimana antusiasme audience yang mengajukan pertanyaan sangat tinggi. Para pembicara juga menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban yang mudah dipahami sehingga audience dapat mewujudkan apa yang telah disampaikan yakni menekankan three best values yaitu doa, pemikiran positif dan kerja keras dari diri mereka masing-masing.

DAY 2 FISIP WEEK 2020 WORKSHOP: LET’S GET AWAY FROM OVERTHINKING START KNOWING YOUR SELF WORTH

Setelah di hari pertama FISIP WEEK 2020 pada 24 Oktober 2020 berjalan dengan antusiasme yang sangat luar biasa, kini acara pun berlanjut di hari kedua dengan sesi workshop pada 25 Oktober 2020. Sesi ini mengangkat tema yakni “Let’s Get Away From Overthinking Start Knowing Your Self Worth”. Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengangkat pembahasan ini karena saat ini generasi milenials tengah menghadapi problematika yang cukup serius, salah satunya adalah mereka tidak percaya pada diri sendiri. Untuk menjawab poin ini, KM FISIP UAI menghadirkan Puspita Alwi dan Nur Ihsanti Amalia selaku Co-Founder Sehat Jiwa sebagai narasumber pada workshop di hari kedua FISIP WEEK 2020.

Acara di akhir pekan ini dibuka oleh Master of Ceremonies Sekar Apita dengan menyapa kedua narasumber pada sesi Workshop FISIP Week 2020. Puspita Alwi selaku Co-Founder Sehat Jiwa membuka penyampaian materi dengan mengapresiasi Universitas Al Azhar Indonesia dan KM FISIP UAI atas awareness nya terhadap kompleksitas yang dihadapi milenials ini. Ia menyampaikan betapa pentingnya agar setiap pribadi untuk akur dengan masalah insecurity masing-masing, caranya adalah dengan mulai menghargai dan melihat setiap tantangan sebagai loncatan untuk kesuksesan di masa depan. Nur Ihsanti Amalia selaku Co-Founder Sehat juga beberapa kali memberikan penjelasan bahwa setiap individu memiliki nilai yang berarti dalam dirinya, ia juga menceritakan bagaimana perjuangannya untuk menempuh pendidikan serta memberikan beberapa cerita yang sifatnya inspirasional.

Sesi Workshop di hari kedua ini berjalan dengan baik, antusiasme dari audience juga tidak kalah ramai dengan hari sebelumnya. Pada seling waktu untuk bertanya dan berdiskusi, terdapat sejumlah pertanyaan yang didiskusikan mengenai mental health. Kedua narasumber juga memberikan pemahaman yang mudah dipahami bagi audience sehingga informasi yang disampaikan juga clear bagi semuanya. Dan sebelum hari kedua FISIP WEEK 2020 ditutup, kedua narasumber kembali mengingatkan bahwa tiap individu memiliki tantangan dan hambatan yang berbeda-beda, tentu hal ini dapat menjadikan motivasi bagi setiap pribadi dalam menghadapi kehidupan kedepannya.

Back To Top