Dua mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Chinese Bridge Competition tingkat DKI Jakarta 2026. Mahasiswa angkatan 2022, Ratu Balqis Ginasih Binarummin dan Muhammad Imaduddin Al Khawarizmi, berhasil meraih juara kedua dan ketiga dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan pada 23 Mei 2026 di Auditorium Universitas Tarumanagara, Jakarta.

Chinese Bridge Competition merupakan lomba keterampilan berbahasa Mandarin dan seni budaya Tiongkok yang diikuti oleh ratusan negara di seluruh dunia setiap tahunnya. Lomba ini terdiri dari empat kategori, yaitu pidato dalam bahasa Mandarin, lomba cerdas cermat, penampilan bakat seni Tiongkok, dan tes pengetahuan kebudayaan Tiongkok secara tertulis. Di dunia pendidikan bahasa Mandarin, Chinese Bridge dikenal sebagai kompetisi paling bergengsi yang menjadi tolok ukur kualitas pengajaran bahasa Mandarin di suatu institusi.

Pencapaian ini tidak datang dalam waktu singkat. Sebelum mengikuti seleksi tingkat DKI Jakarta, kedua mahasiswa telah melalui seleksi internal di tingkat program studi dan menjalani proses latihan intensif selama kurang lebih empat bulan. Ketua Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok UAI, Dr. Nanda Lailatul Qadriani, S.Pd., M.TCSOL., yang turut mendampingi perjalanan persiapan mereka, menyampaikan apresiasinya. “Rasanya untuk Balqis dan Udin, selamat. Kita juga akan tetap perjuangkan, kita temani sampai lomba nasional dan semoga sampai ke internasional,” ujarnya.

Dr. Nanda juga menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil perjuangan kolektif. Bukan hanya mahasiswa, tetapi juga para dosen yang mendampingi mereka dari awal hingga hari perlombaan. Dengan meraih juara dua dan tiga, Ratu Balqis dan Muhammad Imaduddin berhak mewakili DKI Jakarta ke tingkat nasional yang rencananya akan diselenggarakan pada 14 Juni 2026 di Jakarta. Jika berhasil di tingkat nasional, keduanya akan mewakili Indonesia di ajang internasional yang digelar di Tiongkok. Kaprodi berharap kedua mahasiswa dapat melakukan yang terbaik dan membawa kembali kejayaan program studi hingga ke tingkat internasional.

Prestasi mahasiswa UAI di Chinese Bridge Competition tingkat DKI Jakarta 2026 menjadi bagian dari komitmen UAI dalam mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa dan budaya Tiongkok, sekaligus tampil bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Tertarik menguasai bahasa Mandarin dan mengenal budaya Tiongkok secara mendalam? Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok UAI adalah tempat yang tepat untuk kamu yang ingin berkembang, berprestasi, dan membuka peluang karier di tingkat global. Mari bergabung sekarang juga melalui penerimaan.uai.ac.id.