Select Page

Keikutsertaan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) dalam program The Japan Foundation di Jepang kembali berlanjut. Aura Marsya dan Muhammad Rafif mengikuti Japanese-Language Program for Counterpart Japanese Learners of the NIHONGO Partners (University Students) dalam periode Autumn Program 2026 di Osaka, Jepang, selama 42 hari, dari September hingga awal November 2026.

Program tersebut sebelumnya juga diikuti mahasiswa UAI melalui Winter Program 2025 di The Japan Foundation Japanese-Language Institute, Kansai. Program ini memberikan pelatihan pembelajaran dan pengajaran bahasa Jepang melalui berbagai kegiatan selama peserta berada di Jepang.

Selama program, Aura dan Rafif akan mengikuti workshop di The Japan Foundation mengenai pembelajaran dan pengajaran Bahasa Jepang, kunjungan ke sekolah dasar yang dapat mencakup micro teaching, serta home visit untuk mengenal kehidupan masyarakat setempat.

Selama mengikuti program, peserta memperoleh dukungan dari The Japan Foundation berupa tiket pesawat, visa, akomodasi, dan uang saku. Sementara itu, pemeriksaan kesehatan dipersiapkan secara mandiri oleh peserta.

Bagi Rafif, program ini sejalan dengan minatnya untuk menjadi pengajar Bahasa Jepang. Ketertarikan tersebut telah muncul sejak dua semester lalu dan diperkuat melalui pembelajaran terkait pengajaran bahasa Jepang di UAI.

“Sudah ada niat menjadi pengajar sejak dua semester lalu. Ketika ada program ini yang menawarkan pelatihan pengajar, rasanya cocok dengan motivasi saya,” ujar Rafif.

Sementara itu, Aura ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pemahamannya mengenai bahasa, budaya, dan kehidupan masyarakat Jepang. Ia juga berencana mencari buku-buku berbahasa Jepang yang sulit ditemukan di Indonesia untuk dipelajari dan diterjemahkan.

Melalui keikutsertaan dalam Autumn Program 2026, Aura dan Rafif memperoleh kesempatan untuk memperkaya kemampuan berbahasa Jepang sekaligus mendapatkan pengalaman langsung melalui lingkungan pendidikan dan masyarakat di Jepang.