Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan Khotmul Qur’an ke-34 di Masjid Agung Al Azhar pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 712 dari total 815 calon wisudawan sebagai bagian dari rangkaian Wisuda ke-34 UAI sekaligus penguatan fondasi spiritual menjelang kelulusan.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Wakil Rektor I Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., Wakil Rektor II Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., Ketua YPI Al Azhar Bidang Dakwah dan Sosial Dr. Zahrudin Sulthoni, M.A., serta jajaran pimpinan fakultas dan direktorat UAI. Para peserta berasal dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga magister.
Dalam sambutannya, Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menekankan bahwa Khotmul Qur’an bukan sekadar seremoni menjelang wisuda, tetapi juga kesempatan untuk mensyukuri perjalanan pendidikan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus. Ia mengingatkan para calon wisudawan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UAI. “Jadikanlah dia sahabat perjalanan saudara yang akan menerangi setiap langkah kegiatan Anda dalam pengabdian masa-masa yang akan datang,” pesannya.
Ketua YPI Al Azhar Bidang Dakwah dan Sosial, Dr. Zahrudin Sulthoni, M.A., mengajak para calon wisudawan untuk terus membaca dan mengamalkan Al-Qur’an setelah mengikuti Khotmul Qur’an. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah, antara lain melalui salat malam dan membaca Al-Qur’an meskipun dalam jumlah sedikit. Ia juga mengingatkan bahwa penguatan spiritual perlu berjalan beriringan dengan ikhtiar memperoleh pekerjaan dan mengembangkan karier, tanpa meninggalkan karakter baik yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di UAI.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rektor UAI bersama Ketua YPI Al Azhar Bidang Dakwah dan Sosial menyerahkan mushaf Al-Qur’an secara simbolis kepada enam calon wisudawan dan wisudawati terbaik dari keenam fakultas. Keenam penerima tersebut antara lain Aranda Ilham Zubair dari Program Studi Teknik Elektro, Lyra Djakiyyah dari Program Studi Psikologi, Jasmine Farhan dari Program Studi Manajemen, Marisha Putri Nuraini dari Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Dwi Santosa dari Program Studi Hubungan Internasional, serta Siti Mimah Rohimah dari Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam.
Mewakili calon wisudawan, Dwi Santosa dari Program Studi Hubungan Internasional menyampaikan terima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika UAI atas dukungan selama menempuh pendidikan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan kepedulian terhadap masyarakat agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat.
Dalam tausiahnya, Wakil Rektor II UAI Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., mengingatkan para calon wisudawan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam merencanakan masa depan dan menghadapi ketidakpastian hidup. Ia menekankan pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan, menjalankan ibadah secara istiqamah, berusaha maksimal, serta bertawakal kepada Allah SWT. Sikap optimistis dan berbaik sangka, lanjutnya, dapat membantu seseorang menghadapi kesulitan dengan lebih bijaksana.
Setelah kegiatan di Masjid Agung Al Azhar, para calon wisudawan mengikuti sesi foto bersama di halaman masjid, kemudian melanjutkan sesi foto per fakultas di Ruang Auditorium UAI lantai 3. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menjelang Wisuda ke-34 UAI.
Khotmul Qur’an ke-34 menjadi bagian dari upaya UAI memperkuat karakter dan nilai-nilai keislaman calon lulusan, sebagai pendamping bekal akademik yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung para lulusan dalam menjalankan peran profesional dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.











