Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menggelar kegiatan Literasi Financial Technology pada Selasa, 19 Mei 2026 di Ruang Serbaguna UAI. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Prodi Ilmu Komunikasi UAI dengan Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi), ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi), dan Trimegah Sekuritas.
Kuliah umum ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai perkembangan teknologi finansial. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk membangun kesadaran terhadap risiko keuangan digital di era modern. Acara ini dihadiri oleh Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UAI, Kaprodi Ilmu Komunikasi UAI beserta jajaran, serta mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UAI.
Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, membuka kegiatan dengan menyampaikan sambutan. Beliau mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab, termasuk dalam memahami pengelolaan keuangan di era fintech. Rektor turut menegaskan bahwa generasi muda harus mampu menjadi pribadi yang membawa dampak baik melalui media digital. “Jadilah influencer yang memberikan oksigen, yang sehat dan mencerdaskan. Gunakan teknologi dan literasi finansial untuk membangun peradaban finansial yang sehat dan cerdas,” ungkap beliau.
Memahami Literasi Keuangan
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan pemaparan materi dari tiga narasumber dengan topik yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Acara ini dimoderatori oleh dosen Ilmu Komunikasi UAI dan anggota Japelidi, Dr. Irwa Rochimah Zarkasi, S.E., M.Si. Materi pertama bertajuk “Mengenal Apa itu Fintech”, yang disampaikan oleh Engga Probi Endri, M.A., dari Japelidi dan Universitas Mercu Buana (UMB). Ia membahas perkembangan financial technology serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, Dr. Devie Rahmawati dari Japelidi dan Universitas Indonesia (UI) membawakan materi “Jebakan Pinjol dan Belanja Impulsif”. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami risiko pinjaman online ilegal serta pentingnya mengelola perilaku konsumtif di era digital. Materi ketiga disampaikan oleh Branch Manager Sudirman Trimegah Sekuritas, Chaesarini Felicia. Ia memberikan wawasan mengenai perkembangan dan tantangan ekosistem finansial digital saat ini.
Acara berlangsung dengan meriah dan interaktif. Pada sesi tanya jawab, para mahasiswa banyak yang bertanya lebih dalam seputar literasi finansial, keamanan transaksi digital, hingga fenomena pinjaman online yang marak terjadi di masyarakat.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara UAI, Universitas Mercu Buana (UMB), dan Universitas Indonesia (UI), yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Melalui kegiatan Literasi Financial Technology, Program Studi Ilmu Komunikasi UAI mendorong mahasiswa untuk semakin bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.
Tertarik mendalami dunia komunikasi, digital media, hingga perkembangan teknologi di era modern? Yuk, bergabung bersama Program Studi Ilmu Komunikasi UAI dan jadi generasi komunikatif, kreatif, serta siap menghadapi tantangan industri digital masa kini. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui penerimaan.uai.ac.id








