Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menjadi tuan rumah seminar internasional bertajuk “Energy Transition & Business Forum Goes to Campus 2026” yang membahas transisi energi dan peluang bisnis berkelanjutan bersama akademisi, praktisi industri, dan mitra internasional. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UAI Lantai 3 pada Rabu, 20 Mei 2026 ini dilaksanakan dalam rangka memperluas wawasan akademik serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu transisi energi global.

Seminar internasional ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., beserta para dekan, ketua program studi, dan dosen di lingkungan UAI. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa UAI dari berbagai program studi, mulai program studi Ilmu Komunikasi, Ilmu Hukum, hingga Bioteknologi dan Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., membuka acara dengan menyampaikan sambutan bahwa Indonesia saat ini sedang berada dalam tahap transisi energi yang terus berkembang. Beliau mengatakan bahwa pemerintah bahkan telah memproyeksikan arah transisi energi nasional hingga tahun 2060. Menurut Prof. Taufik, perubahan tersebut mulai terlihat dalam berbagai sektor, salah satunya pada bidang transportasi yang kini mulai mengarah pada penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam seminar ini dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Universitas Al-Azhar Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., dengan Aditia Wardhana Yosafat selaku CEO PT Apca Tirta Engineering. Penandatanganan ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penguatan kerja sama antara dunia akademik dan industri dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan energi berkelanjutan.

Diskusi Transisi Energi di Tingkat Global

Sesi diskusi dalam seminar ini membahas berbagai perspektif transisi energi, mulai dari aspek hukum dan regulasi, tantangan serta peluang industri global, hingga implementasi bisnis di sektor energi berkelanjutan. Diskusi ini menghadirkan narasumber dari akademisi dan praktisi industri, serta dipandu oleh Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UAI, Ruvira Arindita, S.I.Kom., M.Si., selaku moderator.

Pada sesi pertama, Dr. Sadino, S.H., M.H., selaku dosen Program Studi Magister Ilmu Hukum UAI, membahas perspektif hukum dan regulasi dalam transisi energi. Prof. Dr. Mehrdad H. Mirarab, Ph.D., President Director Nikoil Group dari Qatar, selaku pemateri kedua memaparkan tantangan dan peluang industri energi di tingkat global. Narasumber ketiga, Aditia Wardhana Yosafat selaku CEO PT Apca Tirta Engineering, membawakan materi mengenai pengembangan bisnis dan implementasi transisi energi di sektor industri.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya seminar melalui sesi diskusi dan tanya jawab bersama para narasumber. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, seperti tantangan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT), dan dampak pemanfaatan energi geothermal terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

Melalui seminar Energy Transition & Business Forum Goes to Campus 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam isu global, komunikasi strategis, dan kolaborasi lintas industri. Tertarik mengembangkan kemampuan komunikasi yang kreatif, profesional, dan relevan dengan era digital? Bergabunglah bersama Ilmu Komunikasi UAI sekarang juga di penerimaan.uai.ac.id.