Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “The Brand Playbook: Product Journey to Global Brand” pada Kamis, 2 Juli 2026 bertempat di Ruang Serbaguna. Kegiatan ini menghadirkan Yeni Puspitasari, Business Director Artek & Partners, yang membagikan pengalaman dan wawasan mengenai strategi membangun sebuah brand agar mampu berkembang dan bertahan di tengah persaingan industri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAI, Rijal Arslan, S.M., M.M., para dosen, serta mahasiswa FEB UAI. Seminar ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi industri mengenai strategi membangun dan mengembangkan sebuah brand di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis. 

Pada sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Dr. Bambang Eko Samiono, S.T., M.M., Yeni Puspitasari menjelaskan bahwa membangun sebuah brand merupakan proses yang panjang dan berbeda dengan sekadar menciptakan sebuah produk. Menurutnya, sebuah brand yang kuat lahir dari kemampuan memahami kebutuhan konsumen, membangun kepercayaan, serta menciptakan nilai yang mampu melekat di benak masyarakat. 

Pemateri mengulas tahapan perjalanan sebuah brand, mulai dari dikenal (aware), dipilih (choose), disukai (love), hingga direkomendasikan kepada orang lain (share). Selain kualitas produk, keberhasilan sebuah brand juga dipengaruhi oleh strategi distribusi, pengalaman konsumen, serta kemampuan membangun hubungan yang berkelanjutan dengan pelanggan. 

Dalam pemaparannya, Yeni turut mencontohkan sejumlah merek Indonesia yang berhasil berkembang hingga dikenal di pasar internasional, seperti Indomie, Kopiko, J.CO, dan Kopi Kenangan. Menurutnya, proses membangun global brand membutuhkan waktu, konsistensi, serta strategi yang tepat agar mampu diterima oleh masyarakat di berbagai negara. 

Sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai strategi membangun brand di era digital, tantangan menghadapi perubahan perilaku konsumen, serta peluang mengembangkan merek lokal agar mampu bersaing di tingkat global.

Wakil Dekan FEB UAI, Rijal Arslan, S.M., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman di dunia industri. Beliau menekankan pentingnya menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktek nyata sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai strategi pemasaran dan pengembangan brand.

Melalui kegiatan ini, FEB UAI terus menghadirkan praktisi dari berbagai bidang industri untuk memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan dunia profesional.