Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Universitas Al-Azhar Indonesia (Tekpang UAI) angkatan 2025, Arya Satya Wiguna dari HIMTEPA (Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan), menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) sore bertema Kenapa Ilmu Lebih Berharga dari Harta pada Selasa, 28 April 2026 di Masjid Agung Al Azhar. Kultum ini mengajak jamaah untuk memahami pentingnya menuntut ilmu sebagai bekal kehidupan, serta menjadikan ilmu sebagai pedoman dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Arya membuka kultumnya dengan mengajak jamaah untuk memahami bahwa ilmu memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan harta. Menurutnya, di tengah kehidupan modern yang dipenuhi persaingan dan orientasi material, banyak orang berlomba mengejar kekayaan, tetapi kurang memberi perhatian pada pentingnya ilmu sebagai pedoman hidup.
Mahasiswa Prodi Tekpang tersebut menjelaskan bahwa ilmu bukan hanya membantu seseorang untuk meraih keberhasilan duniawi, tetapi juga menjadi bekal menuju akhirat. Ia mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib yang menyebutkan bahwa ilmu menjaga manusia, sedangkan harta justru harus dijaga oleh pemiliknya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ilmu memiliki manfaat yang lebih luas dan bertahan lama.
Dalam kultumnya, Arya juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa siapa pun yang menempuh jalan untuk mencari ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga. Ia menekankan bahwa ilmu dapat menjadi penuntun dalam mengambil keputusan, membedakan yang benar dan salah, serta menjaga seseorang dari perbuatan yang merugikan. “Ilmu membimbing kehidupan, sedangkan harta bisa menyesatkan jika tidak disertai ilmu,” ujarnya.
Arya menambahkan bahwa ilmu akan terus bertambah ketika dipelajari dan diamalkan, sedangkan harta dapat berkurang bahkan habis. Selain itu, ilmu yang bermanfaat akan tetap mengalir pahalanya meskipun seseorang telah meninggal dunia.
Melalui kultum sore ini, jamaah diajak untuk menumbuhkan semangat belajar dan tidak hanya berfokus pada pencapaian materi. Ilmu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang memberikan manfaat, baik selama hidup di dunia maupun di kehidupan akhirat.