Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengucapkan selamat atas dilantiknya mahasiswa Program Doktor (S3) Hukum UAI, Mohammad Jumhur Hidayat, sebagai Menteri Lingkungan Hidup oleh Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Jumhur merupakan mahasiswa angkatan ketiga Program Doktor Hukum UAI yang mulai menempuh pendidikan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dan saat ini sedang menjalani perkuliahan semester dua. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari reshuffle kabinet pemerintahan periode 2024-2029 sekaligus menandai amanah baru yang diemban beliau dalam bidang lingkungan hidup di tingkat nasional.
Perjalanan Akademik di Program Doktor Hukum UAI
Sebagai mahasiswa aktif di Program Doktor Hukum UAI, Mohammad Jumhur Hidayat menunjukkan komitmen tinggi terhadap proses akademik di tengah tanggung jawab publik yang dijalankan. Selama semester pertama perkuliahan, Jumhur memperoleh capaian akademik yang baik dengan nilai seluruh mata kuliah berada pada kategori A serta aktif dalam diskusi.
Selain mengikuti kegiatan perkuliahan, Jumhur juga terlibat dalam berbagai forum ilmiah di lingkungan kampus. Pada 13 Januari 2026, beliau berpartisipasi sebagai pemakalah dalam Seminar Nasional Hukum Ekonomi dan Teknologi yang diselenggarakan Fakultas Hukum UAI bekerja sama dengan Universitas Mataram, Universitas Halu Oleo, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Keterlibatan tersebut menunjukkan kontribusi aktif beliau dalam forum akademik yang membahas isu hukum ekonomi, regulasi, dan tata kelola berkelanjutan.
Rekam Jejak Aktivisme dan Pengabdian Publik
Jumhur Hidayat dikenal sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam bidang sosial dan ketenagakerjaan. Beliau aktif dalam gerakan mahasiswa sejak menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada era 1980-an. Kiprah tersebut berlanjut melalui berbagai peran strategis, termasuk saat beliau menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada periode 2007–2014.
Selain aktif dalam isu ketenagakerjaan, Jumhur juga dikenal sebagai tokoh yang konsisten menyuarakan pemberdayaan masyarakat dan kebijakan publik. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Lingkungan Hidup, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan di Indonesia.
Usai pelantikan, Jumhur menyampaikan bahwa kesadaran terhadap lingkungan hidup perlu menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat. Menurut beliau, isu lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan bersama agar tercipta budaya menjaga lingkungan yang berkelanjutan.
Pelantikan Jumhur Hidayat menjadi salah satu bukti kontribusi sivitas akademika UAI di tingkat nasional. Kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa doktoral UAI untuk menduduki jabatan strategis menunjukkan peran perguruan tinggi dalam melahirkan insan akademik yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Program Doktor Hukum UAI hadir untuk membentuk ahli hukum di bidang ekonomi dan teknologi yang unggul dan bermartabat, serta memiliki kemampuan intelektual berdasarkan keahlian yang dimiliki dengan berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral, dan etika Islami. Universitas Al-Azhar Indonesia menjadi tempat yang tepat bagi kamu yang ingin memperdalam keilmuan hukum sekaligus mengembangkan kapasitas profesional dan kepemimpinan. Yuk, daftarkan dirimu dan lanjutkan perjalanan akademik bersama UAI!





