Jakarta, 2 November 2026 – Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Biologi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) berkolaborasi dengan ESCO Lifesciences Group menyelenggarakan kegiatan Safety Awareness in Lab – Free Seminar & Workshop pada Senin (2/11/2026) di Ruang Serbaguna Universitas Al-Azhar Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Biologi angkatan 2023, 2024, dan 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya keselamatan kerja di laboratorium, khususnya dalam penggunaan peralatan laboratorium yang memiliki fungsi dan tingkat risiko berbeda. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan serta mendukung pelaksanaan kegiatan praktikum dan penelitian yang aman.

Acara diawali dengan sambutan Sarah Giovani, S.TP., M.Agr.Sc., M.Sc. selaku Kepala Laboratorium Program Studi Teknologi Pangan dan Program Studi Biologi UAI. Dalam sambutannya, Sarah menekankan bahwa keselamatan laboratorium merupakan tanggung jawab seluruh pengguna laboratorium, bukan hanya pengelola atau laboran. Oleh karena itu, pemahaman mengenai fungsi peralatan, prosedur penggunaan yang tepat, serta kesadaran terhadap potensi bahaya perlu menjadi perhatian bersama. Ia juga menyampaikan pentingnya peningkatan pengetahuan dan kompetensi sivitas akademika dalam mengoperasikan serta memelihara fasilitas laboratorium secara aman dan berkelanjutan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Arief Pambudi, S.Si., M.Si. selaku Ketua Program Studi Biologi UAI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengelolaan laboratorium. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis kepada dosen dan mahasiswa sehingga pemahaman mengenai keselamatan kerja dapat diterapkan dalam aktivitas akademik sehari-hari.

Selanjutnya, Larasati Haliimah Roosyidah, S.Si., Sales Executive ESCO Lifesciences Group, menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan materi yang akan dibahasdalam seminar dan workshop.

Memasuki sesi utama, Larasati menyampaikan materi Safety Awareness in Lab dengan fokus pada pengenalan fungsi, prinsip kerja, dan aspek keselamatan penggunaan tiga jenis peralatan laboratorium, yaitu Biosafety Cabinet (BSC), Laminar Air Flow (LAF), dan Fume Hood. Ketiga peralatan tersebut memiliki fungsi dan karakteristik perlindungan yang berbeda sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis aktivitas serta potensi bahaya yang terdapat di laboratorium.

Dalam pemaparannya, peserta memperoleh penjelasan mengenai perbedaan fungsi BSC yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap pengguna, lingkungan, dan material biologis sesuai kelasnya; LAF yang digunakan untuk melindungi sampel atau produk dari kontaminasi partikel; serta Fume Hood yang berfungsi melindungi pengguna dari paparan uap dan gas kimia berbahaya. Pemahaman terhadap perbedaan tersebut menjadi aspek mendasar agar pengguna tidak keliru dalam memilih dan mengoperasikan peralatan laboratorium.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi workshop dan demonstrasi peralatan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih jauh prinsip pengoperasian serta aspek keselamatan yang harus diperhatikan. Selain itu, narasumber juga membahas pentingnya perawatan berkala, sertifikasi, dan resertifikasi peralatan guna memastikan kinerja dan kelayakan fasilitas laboratorium tetap terjaga.

Antusiasme peserta terlihat melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Kegiatan kemudian ditutup dengan kuis interaktif, penyerahan cendera mata kepada narasumber, serta dokumentasi bersama.

Melalui kegiatan Safety Awareness in Lab, Program Studi Teknologi Pangan dan Biologi UAI berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kompetensi dosen serta mahasiswa dalam menerapkan prinsip keselamatan kerja, khususnya dalam penggunaan peralatan laboratorium. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pengembangan Laboratorium Life Science UAI untuk mewujudkan lingkungan laboratorium yang aman, terpelihara, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penelitian.