Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam Universitas Al-Azhar Indonesia (MPSDA UAI), Dr. Dra. Nita Noriko, M.S., menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan 4 Pilar Program Desa Sejahtera Astra. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu malam, 1 April 2026. Webinar diikuti oleh perwakilan desa binaan dari Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta, serta para pegiat lingkungan dan mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Kaprodi MPSDA UAI menyampaikan apresiasi kepada para pejuang lingkungan yang terus berkontribusi di tengah berbagai tantangan. Beliau menilai, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Indonesia.
Dr. Dra. Nita Noriko menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam perlu memperhatikan tiga aspek utama, yakni ekologi, ekonomi, dan sosial. Ketiga aspek tersebut harus berjalan seimbang agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa menimbulkan konflik sosial.
Kaprodi MPSDA UAI menyoroti peran berbagai aktivitas manusia yang turut menghasilkan gas rumah kaca, mulai dari sektor industri hingga rumah tangga. Oleh karena itu, implementasi Program Kampung Iklim (Proklim) dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan iklim mikro yang lebih ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Tidak ada cara lain untuk mengurangi gas rumah kaca selain memperbanyak penanaman pohon dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga lingkungan,” ujar beliau.
Dr. Dra. Nita Noriko juga menekankan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memiliki nilai spiritual sebagai bagian dari upaya meraih keridhaan Allah SWT. Setiap langkah kecil dalam menjaga alam menjadi bagian dari kontribusi besar bagi keberlanjutan kehidupan.
Melalui kegiatan ini, MPSDA UAI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan program lingkungan berbasis masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.


