Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Arab Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) melaksanakan Audit Surveillance ISO 21001:2018 pada Rabu-Kamis, 15-16 April 2026 di Ruang Serbaguna UAI. Audit ini merupakan bagian dari komitmen UAI dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sistem manajemen pendidikan berstandar internasional.

Audit Surveillance bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses akademik dan tata kelola pendidikan telah berjalan sesuai dengan standar ISO 21001:2018. Tidak hanya itu, penilaian ini dapat mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan fakultas dan program studi.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar yang diwakili oleh Ketua Bidang Dikti, Diklat, dan Pengembangan Pendidikan, Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, M.H., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Dr. Ir. Achmad Syamsudin, M.B.A., serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H.

Audit ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Dr. Iin Suryaningsih, S.S., M.A., Wakil Dekan FIB, Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum., serta Pjs. Ketua Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Arab, Sayyed Zuhdi Abdil Ghany, Lc., S.S., M.Hum., beserta dosen dan tenaga kependidikan. Turut hadir Auditor Surveillance ISO 21001:2018 dari PT. Evodia Global Sertifikasi, M. Hatta Adam, yang didampingi oleh Direktur Teknik dan Sertifikasi, PT. Evodia Global Sertifikasi, Jack Matatula, selaku pengawas.

Sambutan Pimpinan dan Auditor

Perwakilan Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Audit Surveillance ISO 21001:2018 di lingkungan UAI. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pendidikan serta memperkuat komitmen institusi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan audit surveillance kedua, yang dilaksanakan untuk memotret implementasi sistem manajemen pendidikan. Beliau menekankan pentingnya konsistensi dan sikap adaptif dalam memberikan layanan yang berorientasi pada kepuasan mahasiswa. “Temuan dan masukan menjadi peluang perbaikan bagi FIB dan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Arab,” ujar Rektor.

Auditor Surveillance ISO 21001:2018, M. Hatta Adam, menjelaskan bahwa audit ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana konsistensi implementasi sistem manajemen organisasi pendidikan telah dijalankan. Beliau menambahkan bahwa auditor akan melakukan verifikasi terhadap data dan fakta di lapangan yang kemudian dibandingkan dengan standar yang berlaku.

Tahapan Pelaksanaan Audit Surveillance 

Audit berjalan selama dua hari. Dalam prosesnya, audit ini menghasilkan temuan yang diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yaitu kesesuaian dan ketidaksesuaian. Selain itu, terdapat pula peluang perbaikan (opportunity for improvement/observasi) yang menjadi dasar penguatan mutu secara berkelanjutan.

Pada hari pertama, auditor melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan fakultas, Koordinator Kendali Mutu, dan program studi. Penilaian mencakup kurikulum, dokumen pembelajaran, hingga sistem penjaminan mutu internal. Auditor juga mengamati proses pembelajaran di Ruang 317 serta meninjau fasilitas pendukung dengan mengunjungi Laboratorium Bahasa.

Memasuki hari kedua, audit difokuskan pada observasi lanjutan serta klarifikasi terhadap temuan pada hari pertama. Auditor menilai efektivitas proses pembelajaran, sistem bimbingan akademik, serta pengelolaan administrasi pendidikan, sekaligus memberikan rekomendasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Pada hari kedua, auditor juga melakukan peninjauan ke Sekretariat FIB UAI untuk memeriksa layanan tata usaha.

Seluruh rangkaian audit berlangsung dengan lancar. Tim Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Arab UAI berkesempatan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul selama proses klarifikasi dan peninjauan. Pada penutupan kegiatan, auditor menyampaikan temuan serta memberikan rekomendasi agar kedua unit tersebut dapat melanjutkan proses validasi Sertifikasi ISO 21001:2018.

Pelaksanaan audit ini merupakan komitmen UAI dalam menjaga dan meningkatkan mutu sistem manajemen pendidikan yang berstandar internasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan institusi dalam memastikan seluruh proses akademik dan tata kelola pendidikan berjalan secara efektif, terukur, dan sesuai dengan standar ISO 21001:2018.