Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menerima kunjungan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) bersama delegasi Jiaying University, Republik Rakyat Tiongkok. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rektor pada Selasa, 28 April 2026. Acara ini menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan akademik, budaya, dan jejaring internasional antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Tiongkok.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Dr. Ir. Achmad Syamsudin, MBA., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., Direktur Kemitraan dan dan Kantor Urusan Internasional (KUI), Dr. Mohamad Ghozali Moenawar, Lc., M.M., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum., serta Ketua Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, Dr. Nanda Lailatul Qadriani, S.Pd., M.TCSOL.
Delegasi Jiaying University dipimpin oleh Chen Wenhai selaku Party Committee Secretary, didampingi Li Yichang selaku Director of Party and Administrator Office, Li Linghao selaku Director of International Exchange and Cooperation Office, Liu Yuechang selaku Dean of School of Computer Science, serta Zhang Quanxiao selaku Dean of School of History and Culture. Tidak hanya itu, perwakilan PPIT yang hadir diantaranya Penasehat Khusus PPIT, Rachmat Soekasah dan Sekretaris Jenderal PPIT, Rudi Suwito.
Dalam sambutannya, Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menyampaikan pentingnya penguatan kerja sama internasional antara institusi pendidikan tinggi. Beliau menjelaskan sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama PPIT dan Jiaying University. Peluang tersebut mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penyelenggaraan kuliah tamu internasional, penguatan pembelajaran bahasa dan budaya, hingga pengembangan riset bersama. “UAI membuka diri untuk membangun kemitraan strategis dengan PPIT dan Jiaying University dalam semangat persahabatan, kesetaraan, dan kebermanfaatan bersama,” tutur Rektor.
Peluang Kolaborasi Bersama PPIT dan Jiaying University
Dalam sesi diskusi, Penasehat PPIT, Rachmat Soekasah, bersama Sekretaris Jenderal PPIT, Rudi Suwito, menyampaikan komitmen organisasi dalam memperkuat hubungan people-to-people antara Indonesia dan Tiongkok melalui pendidikan, kebudayaan, olahraga, serta kegiatan kemanusiaan. Keduanya menjelaskan bahwa PPIT berperan sebagai jembatan kolaborasi antar masyarakat kedua negara sekaligus mendorong kerja sama pendidikan tinggi yang dapat membuka peluang pertukaran mahasiswa, penguatan jejaring akademik, dan pengembangan kegiatan lintas budaya.
Chen Wenhai selaku Party Committee Secretary Jiaying University memperkenalkan profil universitas yang berdiri sejak tahun 1913 dan menjadi salah satu kampus tertua di Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok. Ia menjelaskan bahwa Jiaying University menawarkan peluang kerja sama pembelajaran bahasa Mandarin bersama UAI, termasuk kemungkinan program pertukaran mahasiswa jenjang sarjana dan magister, program jangka pendek, serta kolaborasi dalam bidang penelitian, seminar internasional, pengabdian masyarakat, dan pertukaran budaya.
Melalui kolaborasi bersama PPIT dan Jiaying University, Universitas Al-Azhar Indonesia dapat memperluas jaringan internasional sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam membangun hubungan harmonis antara Indonesia dan Tiongkok.














