Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menghadiri pertemuan bersama Indonesia Indicator pada Kamis, 4 Juni 2026, di Bintaro, Tangerang Selatan. Kegiatan yang turut dihadiri oleh pengurus Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), pemanfaatan data dalam riset komunikasi, serta transformasi digital yang semakin mempengaruhi berbagai sektor.
Pertemuan tersebut mempertemukan akademisi, organisasi profesi, dan pelaku industri untuk bertukar wawasan mengenai perkembangan teknologi digital. UAI diwakili oleh Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, yang turut berdiskusi bersama para peserta mengenai berbagai peluang pemanfaatan AI dalam mendukung pengembangan riset dan analisis data.
Indonesia Indicator merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemantauan media, analisis data, dan pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Melalui berbagai inovasi yang dikembangkan, perusahaan ini memanfaatkan teknologi AI untuk mengolah data dan menghasilkan berbagai informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas perkembangan teknologi AI yang semakin berpengaruh terhadap cara masyarakat mengakses, mengelola, dan memanfaatkan informasi. Selain itu, diskusi juga menyoroti pemanfaatan data dalam riset komunikasi, perkembangan analisis media berbasis teknologi, serta berbagai tantangan yang muncul seiring pesatnya transformasi digital.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara ISKI Pusat melalui Bidang Riset dan Indonesia Indicator dalam memperkuat pengembangan riset komunikasi berbasis data, analisis media, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kemajuan ilmu komunikasi di Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi sarana bagi para peserta untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan akademik maupun industri.
Keikutsertaan UAI dalam diskusi bersama Indonesia Indicator dan ISKI Pusat memperkaya pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dan data dalam riset komunikasi, sekaligus memperkuat keterlibatan UAI dalam berbagai forum yang membahas perkembangan teknologi dan inovasi di era digital.





