Jakarta – Dosen Program Studi Gizi Universitas Al-Azhar Indonesia, Elma Alfiah, S.Gz., M.Si., berpartisipasi dalam publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi Q1, British Journal of Nutrition berjudul “Short- and longer-term impact of a school breakfast programme on nutrition knowledge, breakfast nutrient intake and short-term memory of schoolchildren aged 9-11 years: results of the GESIT study in Indonesia”. Penelitian ini dipimpin oleh Purnawati Hustina (IPB) dan melibatkan Prof. Dodik Briawan (IPB) yang merupakan guru besar IPB, serta merupakan hasil kolaborasi dengan peneliti mitra industri internasional Flora Food Group B.V. (Belanda).

Dalam penelitian ini, dosen Program Studi Gizi UAI terlibat aktif dalam seluruh tahapan penelitian. Keterlibatan tersebut mencakup proses pengajuan pendanaan dari mitra internasional, yaitu Flora Food Group B.V. (Belanda), serta pengambilan data di lapangan. Selain itu, beliau juga berperan dalam pengolahan dan interpretasi data statistik dari berbagai variabel yang diteliti, hingga penyusunan manuskrip jurnal bersama anggota tim peneliti lainnya.

Penelitian ini membahas kebiasaan sarapan pada anak sekolah dasar dan kaitannya dengan asupan zat gizi, pengetahuan gizi, serta fungsi kognitif. Studi dilakukan pada 212 siswa kelas 4–5 di Bogor dengan desain quasi-eksperimental selama 20 hari sekolah, serta evaluasi lanjutan hingga tiga bulan setelah intervensi.

Intervensi yang diberikan terdiri dari tiga kelompok, yaitu kelompok sarapan disertai edukasi gizi, kelompok edukasi gizi saja, dan kelompok kontrol. Program ini dikenal sebagai GESIT (Gerakan Sarapan Bergizi Berprestasi).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan gizi terjadi pada kelompok yang mendapatkan edukasi, baik dengan maupun tanpa sarapan. Sementara itu, peningkatan asupan zat gizi saat sarapan, seperti energi, protein, lemak, vitamin, mineral, dan asam lemak esensial, terutama ditemukan pada kelompok yang menerima sarapan dan edukasi. Peningkatan fungsi memori jangka pendek juga hanya terlihat pada kelompok tersebut.

Namun demikian, hasil evaluasi tiga bulan setelah intervensi menunjukkan bahwa sebagian besar peningkatan tersebut tidak bertahan tanpa adanya penguatan program. Analisis lanjutan juga mengindikasikan bahwa faktor lingkungan sekolah dapat memengaruhi efektivitas intervensi.

Publikasi ilmiah penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi sarapan berbasis sekolah yang disertai edukasi gizi dapat memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi memerlukan pendekatan berkelanjutan agar dampaknya lebih stabil.

Kolaborasi antara IPB University, Universitas Al-Azhar Indonesia, dan Flora Food Group B.V. diharapkan dapat mendukung pengembangan program gizi anak sekolah yang lebih efektif dan berbasis bukti ilmiah.

Link publikasi : Cambridge.org