Dalam rangka memperkuat tata kelola akademik serta mendukung pengembangan kelembagaan yang berkelanjutan, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia (FST UAI) melakukan kunjungan benchmarking ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Senin, 15 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, FST UAI diwakili oleh Dekan FST UAI, Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si. Kehadiran beliau disambut oleh Dekan FMIPA Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech., beserta jajaran pimpinan fakultas.

Kunjungan ini menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan mempelajari praktik baik (best practices) dalam pengelolaan fakultas dan program studi. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari tata kelola fakultas dan program studi, strategi peningkatan mutu dan persiapan akreditasi, hingga pengembangan kurikulum serta implementasi pembelajaran.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dewi Elfidasari menyampaikan bahwa benchmarking merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan kelembagaan FST UAI. Langkah ini menjadi semakin krusial mengingat tantangan penjaminan mutu pendidikan tinggi yang menuntut pemenuhan standar LAMSAMA yang dinamis dan berbasis luaran (outcome-based education). “Di tengah tuntutan standar LAMSAMA yang terus berkembang, perguruan tinggi perlu terus belajar dan beradaptasi agar sistem penjaminan mutu yang diterapkan tetap relevan dan mampu mendukung pencapaian luaran pembelajaran,” ujar beliau.

Menanggapi kunjungan tersebut, Prof. Taufik Fuadi Abidin menyambut baik kehadiran FST UAI dan membuka ruang diskusi mengenai berbagai praktik baik yang telah diterapkan di FMIPA Universitas Syiah Kuala. Berbagai informasi strategis terkait tata kelola fakultas, pengembangan kurikulum, implementasi outcome-based education (OBE), serta persiapan akreditasi dibagikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu di lingkungan FST UAI.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi membahas strategi peningkatan mutu, pengelolaan dokumen evaluasi diri dan laporan kinerja program studi, serta pentingnya keterlibatan seluruh sivitas akademika dalam proses penjaminan mutu. Selain itu, turut dibahas berbagai aspek yang mendukung pencapaian akreditasi unggul, seperti penguatan luaran penelitian bersama mahasiswa, pengelolaan laboratorium, pelaksanaan tracer study, serta kesiapan menghadapi Asesmen Lapangan.

Kunjungan benchmarking antara FST UAI dan FMIPA Universitas Syiah Kuala tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan praktik baik, tetapi juga memperkuat jejaring akademik antara kedua institusi. Melalui diskusi dan pertukaran wawasan yang berlangsung, kedua institusi menunjukkan komitmen yang sama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan tata kelola akademik.