Program Studi Gizi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan Kuliah Tamu Konsultasi Gizi di Ruang 006 UAI pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya akademik dalam memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran langsung dari praktisi di bidang gizi.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Gizi UAI, Andi Muh Asrul Irawan, S.Gz., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kuliah tamu kali ini berlangsung secara luring agar mahasiswa dapat menerima ilmu secara langsung dari praktisi. Beliau juga menuturkan bahwa materi yang disampaikan akan membantu mahasiswa memahami pengalaman praktis di rumah sakit, khususnya terkait konsultasi gizi, komunikasi efektif, serta keselamatan pasien. “Teman-teman harus bisa belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif kepada pasien dan menyiapkan etikanya kepada pasien,” pesan beliau.

Pentingnya Konseling Gizi dalam Praktik Pelayanan Kesehatan

Kuliah tamu ini menghadirkan Zahrina Tresna Wahidin, S.Gz., Dietisien, Team Leader Instalasi Pelayanan Gizi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, sebagai narasumber. Kegiatan dipandu oleh Daiva Alifia, mahasiswa Program Studi Gizi UAI sekaligus Ketua Doyoulead Gen 6, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Zahrina menjelaskan perbedaan peran dietisien dan nutrisionis dalam pelayanan kesehatan, termasuk kompetensi yang dibutuhkan dalam proses konseling gizi. Materi yang disampaikan mencakup komunikasi efektif, pendekatan patient-centered, serta metode konseling yang digunakan dalam praktik rumah sakit.

Mahasiswa juga mengikuti sesi roleplay konseling gizi untuk memahami proses komunikasi dengan pasien secara langsung. Melalui simulasi tersebut, peserta mempraktikkan asesmen sederhana, penyampaian edukasi, serta pendekatan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Kegiatan ini menambah wawasan mahasiswa Program Studi Gizi mengenai praktek konseling gizi sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap dunia kerja di bidang kesehatan.